Archive for the ‘Belajar C#’ Category

arduino pcArduino umumnya menggunakan komunikasi serial RS232 yang memanfaatkan rangkaian tambahan dengan komponen utama berupa IC MAX232, FT232, PL2303 maupun ATMega8U2 dan ATMega16U2 (pada arduino seri terbaru) untuk dapat terkoneksi dengan PC. Dengan komunikasi serial ini, kita dapat meng-upload program yang telah kita buat sebelumnya menggunakan arduino IDE ke board arduino. Selain itu, kita juga dapat mengkoneksikan arduino dengan PC sesuai dengan keinginan kita agar dapat saling berkomunikasi/bertukar data.

Saat board arduino terkoneksi dengan PC/laptop pertama kali, maka akan muncul permintaan untuk menginstal driver. Driver inilah yang menghubungkan arduino dengan COMPort yang ada pada PC/laptop. Berikut ini merupakan cara penginstalan driver tersebut.

 

Setelah berhasil melakukan penginstalan driver, maka secara otomatis arduino akan terdaftar pada salah satu COMPort pada PC. Kita dapat melihat COM yang digunakan dengan cara membuka device manager PC. Berikut ini merupakan COM yang digunakan oleh arduino pada PC saya.

(more…)

Advertisements

Struktur control merupakan beberapa fitur yang tersedia di bahasa C maupun di beberapa bahasa pemrograman lainnya. struktur control ini digunakan untuk menangani beberapa program yang memiliki kondisi atau syarat. Dikatakan begitu karena, pada suatu saat akan terjadi sebuah kondisi yang mana kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap program kita selanjutnya. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini terdapat beberapa struktur control yang ada pada bahasa C dan beberapa bahasa pemrograman lainnya.

1. Percabangan

Struktur control percabangan merupakan sebuah struktur control yang memerlukan sebuah atau beberapa kondisi sebelum menjalankan program lainnya. pada percabangan ini terdapat beberapa sintak yaitu sebagai berikut :

–          Percabangan IF

Percabangan IF ini biasanya digunakan jika kondisi atau syarat yang diperlukan hanya ada 1.

 

–          Percabangan IF – Else

Percabangan if-else ini hamper sama dengan percabangan if, yang membedakan adalah jumlah kondisi/syarat atau sintak yang akan dilakukan jika kondisi tidak terpenuhi. Pada percabangan ini, terkadang terdapat beberapa kondisi/syarat sehingga akan menyebabkan banyak kemungkinan kondisi yang akan dilakukan.

 

–          Percabangan Switch-Case

Percabangan ini biasanya digunakan untuk membandingkan 1 kondisi dengan beberapa nilai yang telah ditentukan.

 

2. Perulangan

Perulangan merupakan sebuah struktur control yang menangani sebuah kegiatan yang dilakukan berulang-ulang. Ada beberapa sintak yang biasa digunakan, yaitu sebagai berikut :

–          Perulangan While

Perulangan ini biasa disebut dengan while loop. Perulangan akan terus dilakukan selama syarat yang telah ditentukan masih terpenuhi atau bernilai true.

 

Contoh program pada tabel tersebut merupakan contoh penggunaan while loop. Selama nilai a besar dari 5, maka nilai k akan terus ditampilkan. Jadi contoh program tersebut akan menampilkan nilai k sebanyak 5 kali.

–          Perulangan Do – While

Perulangan ini hamper sama dengan perulangan do-while, yang membedakan hanya peletakan kondisinya saja. Selain itu, perulangan do-while minimal akan dijalankan 1 kali walaupun syarat/kondisinya tidak terpenuhi.

 

–          Perulangan For.

Perulangan ini memiliki 3 ekspresi yang saling berkaitan, yang mana ekspresi tersebut merupakan syarat/kondisi yang menentukan banyaknya perulangan yang akan dilakukan.

 

Ekspresi 1 merupakan nilai awal dari sebuah variabel yang menjadi patokan dari syarat/kondisi dari perulangan.

Ekspresi 2 merupakan kondisi/syarat yang jika masih terpenuhi/nilainya true maka perulangan akan terus dilakukan.

Ekspresi 3 merupakan statement dari kondisi, bisa berupa increment atau decrement.

 

Semoga bermanfaat….. 🙂

Pemutar file music merupakan sebuah aplikasi sederhana untuk memutar sebuah lagu atau music yang telah ditentukan alamat dan nama file music yang akan diputar. Aplikasi ini memanfaatkan aplikasi bawaan windows yaitu Windows Media Player yang memang sudah tersedia pada reference visual C#, yang mana kita tinggal menambahkannya saja ke dalam project yang akan kita buat.

Untuk membuat aplikasi sederhana ini, mulai lah dengan membuat project baru di Visual C#. kemudian, tambahkan reference yaitu Windows Media Player dengan cara Klik kanan pada “toolbox” pada tab “general” kemudian pilih “Choose Item…

Setelah itu akan muncul jendela baru yang mana pada jendela tersebut terdapat banyak reference yang terbagi menjadi beberapa tab-tab. Pada jendela tersebut pilih tab “COM Components” kemudian cari reference “Windows Media Player”, setelah itu pilih reference tersebut dengan mencentang checkbox yang ada disampingnya kemudian tekan tombol “OK”.

Setelah menekan tombol OK, maka secara otomatis reference yang tadi ditambahkan akan muncul pada toolbox.

Jika telah berhasil menambahkan reference windows media player, sekarang saatnya membuat tampilan aplikasi. Berikut ini merupakan tampilan aplikasinya :

 

Sedangkan komponen yang digunakan adalah sebagai berikut:

 

Setelah selesai membuat tampilan sederhana aplikasi, sekarang mulai dibuat coding programnya. Klik 2 kali pada tombol play, kemudian tampilan jendela akan berpindah ke jendela source, yang mana pada jendela inilah kita akan berurusan dengan source code/ coding programnya.  🙂

Setelah melakukan double klik pada tombol play, tambahkan program dibawah ini :

private void button1_Click(object sender, EventArgs e)
{
//rubah alamat file sesuai dengan file musik di komputer anda
axWindowsMediaPlayer1.URL = "D:\\Lagu\\SID-Jika kami bersama.mp3";

axWindowsMediaPlayer1.Ctlcontrols.play();
}

Pada program diatas, saat penekanan tombol “Play” (button1) maka akan langsung ditambahkan file music ke playlist windows media player sesuai dengan alamat file yang ditentukan. Setelah penambahan file music tersebut, file akan mulai diputar dengan mengakses tombol play pada windows media player yang telah ditambahkan di aplikasi yang dibuat tadi.

Untuk memberhentikan/stop music, maka kita perlu menambahkan sedikit program lagi. Pindah ke jendela design, kemudian double klik pada tombol “Stop”. Setelah itu tambahkan program seperti dibawah ini.

private void button2_Click(object sender, EventArgs e)
{
axWindowsMediaPlayer1.Ctlcontrols.stop();
}

Program diatas akan mengakses tombol stop yang ada pada windows media player. Saat tombol stop ditekan, maka music akan berhenti.

Berikut ini merupakan tampilan saat aplikasi dijalankan.

silahkan download file programnya disini

Semoga bermanfaat….  🙂

Aplikasi chatting sudah mulai banyak dibuat semenjak teknologi internet mulai ada. Dahulu masih terdapat beberapa aplikasi chatting sederhana seperti MIRC dan sekarang kita sudah melihat banyak sekali aplikasi yang digunakan untuk media komunikasi berbasis teks ini dan semakin menarik baik dari segi tampilan maupun performa, salah satu contohnya yaitu yahoo messenger.

Pada postingan kali ini, akan coba dibuat sebuah aplikasi chatting berbasis teks sederhana yang menggunakan protocol UDP sebagai protocol pengiriman datanya. Aplikasi ini dibuat berbasis bahasa pemrograman C# menggunakan visual studio C# 2010.

Ada beberapa bagian dari program yang dianggap memiliki peranan utama pada aplikasi chatting ini yang akan dibahas secara singkat tentang fungsi dan kegunaan dan pengaruhnya terhadap aplikasi secara utuh. Bagian program tersebut adalah sebagai berikut :

 using System.Net;
 using System.Net.Sockets;
 using System.Threading;

bagian program diatas merupakan bagian program yang memanggil library yang akan dipakai sebagai jalur untuk mengakses beberapa fungsi yang diperlukan seperti penggunaan thread, akses port dan socket dan masih banyak lagi.

 delegate void AddMessage(string message);

pendeklarasian fungsi AddMessage yang bertipe delegate void, delegate disini digunakan karena adanya pengaksesan sebuah tool (richTextBox) pada 2 buah event yang berbeda.

 int port = 11000;
 const string broadcastAddress = "192.168.0.255";

bagian program diatas digunakan untuk mendeklarasikan dan mendefinisikan variabel “port” yang mana nantinya nilai variabel ini digunakan sebagai port yang akan digunakan aplikasi untuk mengirimkan dan menerima data. Selain variabel “port”, dideklarasikan serta didefinisikan juga variabel “broadcastAddress” yang mana nantinya variabel ini digunakan untuk mendefinisikan alamat IP tujuan, dari client aplikasi chatting teks ini. Karena nilai pada variabel tersebut adalah IP broadcast, maka nantinya pesan teks yang dikirim akan dikirimkan ke alamat broadcast sehingga setiap client yang terhubung pada satu jaringan akan menerima pesan yang sama. Nilai variabel port dan broadcastAddress ini bisa dirubah sesuai dengan keinginan, atau juga bisa menggunakan nilai inputan dari sebuah textbox pada aplikasi.

 UdpClient receivingClient = new UdpClient(11000);
 UdpClient sendingClient;

Bagian program diatas mendeklarasikan variabel receivingClient dan sendingClient. Pada saat pendeklarasian digunakan tipe UdpClient yang mana tipe ini merupakan hasil akses terhadap library yang telah dijelaskan sebelumnya. Dengan adanya pendeklarasian dengan menggunakan UdpClient ini, menjelaskan bahwa protocol yang digunakan saat pentrasferan data adalah protocol UDP.

 Thread receivingThread;

Bagian program ini merupakan pendeklarasian terhadap thread yang akan dibuat dan yang akan digunakan nantinya.

private void InitializeSender()
{
 sendingClient = new UdpClient(broadcastAddress, port);
 sendingClient.EnableBroadcast = true;
}

Fungsi diatas merupakan sebuah fungsi yang digunakan untuk inisialisasi terhadap tujuan pengiriman data serta pengaktifan pengiriman secara broadcast yang mana pengirimannya ditujukan kealamat broadcast.

private void InitializeReceiver()
{
 ThreadStart start = new ThreadStart(Receiver);
 receivingThread = new Thread(start);
 receivingThread.IsBackground = true;
 receivingThread.Start();
}

Fungsi diatas digunakan untuk inisialisasi saat aplikasi menerima data dari client/user yang lain. Pada saat fungsi ini dipanggil, maka aka nada pendeklarasian dan inisialisasi terhadap thread yang akan digunakan dan dimanfaatkan untuk menangani data yang masuk yang kemudian akan diolah. Pada saat pengaktifan thread, langsung didefinisikan thread tersebut akan menjalankan fungsi Receiver. Jadi secara otomatis saat ada data masuk ke buffer penerima maka langsung akan ditangani oleh fungsi Receiver.

Baca Selengkapnya….

Sesuai dengan judulnya, aplikasi ini berfungsi untuk merekam suara yang berasal dari audio input device seperti microphone atau semacamnya yang nantinya akan direkam dan disimpan menjadi file audio berekstensikan .wav. Saat pembuatan aplikasi ini, digunakan library NAudio yang difungsikan sebagai pengolah data mulai dari mendeteksi microphone sampai proses penyimpanan file hasil rekaman.

Dibawah ini adalah langkah-langkah dalam membuat aplikasi audio recording ini.

1. Buka Microsoft visual C# 2010 express, kemudian buat project baru  dengan memilih windows form application kemudian beri nama “Audio Recording”, lalu klik OK.

2. Pada jendela design, tambahkan 2 buah button. Untuk button1 ganti properties name nya dengan “btnRecord” dan properties text nya menjadi “Record”. Untuk button2, ganti properties name nya menjadi “btnStop”, dan properties text nya menjadi “Stop”.

3. Setelah itu, klik 2 kali pada form1 hingga nanti muncul jendela source code dimana kita membuat program untuk aplikasi audio recording dan kursor akan berada didalam fungsi form1_Load.

4. Sebelum membuat program, sebaiknya kita menambahkan dahulu beberapa referensi dan library yang kita butuhkan, disini kita membutuhkan 3 file yaitu NAudio.dll, NAudioBufferReverse.cs dan NAudioSample.cs .

5. Cara menambahkan NAudio.dll adalah dengan cara klik kanan pada “Reference” yang ada di Solution Explorer atau dengan cara memilih “Project >> Add reference…”.

Kemudian pada jendela Add Reference pilih tab browse, dan carilah lokasi dimana anda menyimpan file NAudio.dll, setelah ketemu pilih filenya kemudian klik OK.

6. Setelah menambahkan NAudio.dll, sekarang tambahkan lagi file NAudioBufferReverse.cs dan NAudioSample.cs, dengan cara memilih “Project >> Add Existing Item…”.

Cari lokasi dimana anda menyimpan file tersebut, kemudian pilih dan tekan Add.

7. Langkah selanjutnya, mulai membuat program untuk aplikasi dengan mengkoneksikan library dengan aplikasi dan mendeklarasikan beberapa variable yang nantinya dibutuhkan. Variable-variabel tersebut antara lain sebagai berikut (didalam kotak merah pada gambar) :


Baca Selengkapnya ==>>