Archive for July, 2012

Setelah beberapa hari yang lalu memposting tentang compiler bahasa C yaitu TurboC, kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana cara membuat sebuah project/program sederhana menggunakan TurboC. Pada postingan ini akan dicoba sebuah program sederhana yang menampilkan tulisan “Hello World!!!” pada layar.

Untuk memulai nya, pertama buka dahulu file TC.exe, yang mana file ini merupakan file aplikasi dari compiler TurboC. Untuk menemukan file TC.exe ini, anda cukup membuka folder hasil instalasi TurboC kemudian pilih folder BIN kemudian cari TC.exe.

Setelah TurboC dibuka maka akan tampil jendela seperti gambar dibawah ini.

 

Untuk membuat project baru, pilih File >> New

 

 

Setelah itu akan muncul jendela seperti berikut ini

 

Jendela seperti diatas merupakan tampilanjendela program, dimana kita akan membuat program. Biasanya, programmer akan membutuhkan sebuah jendela tambahan yang berfungsi sebagai informasi letak kesalahan yang dilakukan programmer saat membuat program, jendela tersebut bernama jendela Message. Untuk menampilkan jendela message, pilih Window >> Message.

 

Setelah itu akan muncul jendela tambahan seperti berikut ini :

 

Setelah itu, sekarang akan kita coba membuat sebuah program sederhana, yaitu menampilkan tulisan “Hello World!!!” Pada layar.

Ketikkan program dibawah ini pada jendela program :


#include <stdio.h>
#include <conio.h>

void main(){
clrscr();
printf(“Hello World!!!”);
getch();
}
 

Ket :

–          include >> dipakai untuk memanggil library yang digunakan

–          void main >> merupakan fungsi utama yang harus ada disetiap program

–          clrscr () >> digunakan untuk membersihkan layar (clear screen)

–          getch() >> menunda berakhirnya program sampai ada penekanan salah satu tombol pada

       keyboard.

Setelah selesai mengetikkan program, sekarang compile program tersebut dan kemudian jalankan program tersebut.

 

Setelah berhasil di compile dan di run,

Akan tampil layar output sebagai berikut :

 

Untuk kembali ke jendela program lagi, cukup tekan salah satu tombol pada keyboard.

 untuk menyimpan program, cukup pilih File >> Save As, kemudian pada saat memberi nama file, jangan lupa untuk memberi ekstensi “.C” di akhir nama tersebut. contoh : helloWorld.C

Semoga bermanfaat…. 🙂

Advertisements

Turbo C merupakan salah satu software atau compiler bahasa C. Selain bisa digunakan sebagai compiler bahasa C, TurboC juga bisa digunakan sebagai compiler C++.

TurboC merupakan sebuah compiler yang sangat ringan tetapi tetap powerfull bagi siapa saja yang ingin belajar tentang pemrograman bahasa C/C++.

Tampilan TurboC memang tidak semenarik compiler lain, tampilan TurboC berupa layar hitam yang menyerupai command prompt.

berikut ini merupakan tampilan TurboC saat kita membuat coding :

 

ini merupakan contoh saat program kita dirunning.

 

saat membuat program, untuk membedakan file bahasa C dan C++ cukup dengan mengatur ekstensi file saat kita menyimpan file tersebut.

untuk mendownload TurboC silahkan ke alamat berikut…….

Download TurboC

 

 

Semoga Bermanfaat…. 🙂

 

 

Serial port merupakan sebuah port yang terdapat pada komputer/laptop yang dapat digunakan sebagai jalur komunikasi antara komputer/laptop dengan hardware lainnya seperti mikrokontroller dan lain sebagainya.

pada postingan kali ini, saya akan coba berbagi tentang program sederhana yang dapat menerima dan mengirim data melalui komunikasi serial.

untuk dapat melakukan komunikasi serial, dibutuhkan sebuah library yaitu RxTx yang mana telah saya bahas mengenai cara instalasinya disini dan cara menambahkan pada project yang kita buat seperti postingan yang ada disini.

Secara umum, komunikasi yang menggunakan serial port pasti akan melalui langkah-langkah berikut ini :

  • Pencarian port serial
  • Koneksi ke port serial
  • inisialisasi  input dan output stream
  • Memutuskan koneksi port serial
  • Kirim data
  • Terima data

sekarang akan coba dibahas sedikit mengenai program pada aplikasi kirim dan terima data serial ini.

1. Pencarian port serial

berikut ini program untuk mencari port serial yang sedang aktif pada komputer/laptop

 public void cekSerialPort() {
port = CommPortIdentifier.getPortIdentifiers();
while (port.hasMoreElements()) {
CommPortIdentifier curPort = (CommPortIdentifier) port.nextElement();
if (curPort.getPortType() == CommPortIdentifier.PORT_SERIAL) {
window.jCommPort.addItem(curPort.getName());
portMap.put(curPort.getName(), curPort);
}
}
}
 

pada program diatas, program akan mengecek setiap port yang aktif pada komputer, yang kemudian port-port tersebut akan dicek tipe nya dengan menggunakan .getPortType(). Jika port tersebut merupakan port serial, maka identitas port tersebut akan didaftarkan atau ditambahkan pada comboBox pada tampilan GUI.

2. Koneksi Port Serial

 public void connect() {
String selectedPort = (String) window.jCommPort.getSelectedItem();
portIdentifier = (CommPortIdentifier) portMap.get(selectedPort);
CommPort commPort = null;
try {
commPort = portIdentifier.open(null, TIMEOUT);
serialPort = (SerialPort) commPort;
setConnected(true);
window.bConn.setText("Disconnect");
} catch (PortInUseException e) {
statusPort = selectedPort + " is in use. (" + e.toString() + ")";
JOptionPane.showMessageDialog(null, statusPort);
} catch (Exception e) {
statusPort = "Failed to open " + selectedPort + "(" + e.toString() + ")";
JOptionPane.showMessageDialog(null, statusPort);
}
}
 

Program diatas digunakan untuk membuka koneksi dengan serial port yang sebelumnya telah ditentukan dengan cara memilih salah satu serial port yang tersedia pada comboBox. perintah yang digunakan untuk membuka koneksi adalah .open()

3.  Inisialisasi  input/output stream

 public boolean initIOStream() {
boolean successful = false;
try {
inPut = serialPort.getInputStream();
outPut = serialPort.getOutputStream();

successful = true;
return successful;
} catch (IOException e) {
statusPort = "I/O Streams failed to open. (" + e.toString() + ")";
JOptionPane.showMessageDialog(null, statusPort);
return successful;
}
}
 

program ini akan menginisialisasi input/output stream yang nantinya digunakan untuk menampung data yang masuk ataupun data yang akan dikirim kan dari aplikasi menuju perangkat lainnya.

4. Memutuskan koneksi serial

 public void disconnect() {
try {
serialPort.removeEventListener();
serialPort.close();
inPut.close();
setConnected(false);
statusPort = "PORT disconnect successfully";
JOptionPane.showMessageDialog(null, statusPort);
window.bConn.setText("Connect");
} catch (Exception e) {
statusPort = "Failed to close " + serialPort.getName() + "(" + e.toString() + ")";
JOptionPane.showMessageDialog(null, statusPort);
}
}
 

Program tersebut akan memutuskan koneksi antara port serial dengan aplikasi. pada saat memutuskan koneksi serial port harus di tutup dengan menggunakan perintah .close(), begitu juga dengan input/output stream nya.

5. Kirim Data Serial

 public void kirimData(Byte a){
try {
outPut.write(a);
outPut.write(10);
outPut.flush();
} catch (IOException ex) {
System.out.println("Kirim Gagal");
}
}
 

Program diatas akan mengirimkan data serial. tipe data yang bisa dikirimkan berupa “Byte” dan “Integer“. pengiriman dilaksanakan saat ada perintah .write(a), kemudian .flush() digunakan untuk mengosongkan kembali outputstream.

6. Terima Data Serial

untuk dapat menerima data serial setiap saat, maka dimanfaatkan event yang khusus menangani data serial yang masuk. berikut merupakan program untuk inisialisasi event beserta program event yang menangani data serial yang masuk ke aplikasi.

 public void initListener() {
try {
serialPort.addEventListener(this);
serialPort.notifyOnDataAvailable(true);
} catch (TooManyListenersException e) {
JOptionPane.showMessageDialog(null, e.toString());
}
}

public void serialEvent(SerialPortEvent evt) {
char dataSerial = 0; // Untuk menampung input dari serial port

if (evt.getEventType() == SerialPortEvent.DATA_AVAILABLE) {
try {
dataSerial = (char) inPut.read();
window.txtDataIn.setText(String.valueOf(dataSerial));
} catch (IOException ex) {
JOptionPane.showMessageDialog(null, ex.toString());
}
}
}
 

contoh tampilan aplikasi yang saya buat :

saat aplikasi dijalankan maka tampilan awal aplikasi adalah sebagai berikut :

setelah tulisan “Search Port” ditekan maka tampilan akan berubah sebagai berikut :

untuk mengkoneksikan aplikasi dengan serial port, arahkan kursor ke tombol “connect” kemudian klik tombol tersebut. setelah itu jika berhasil terkoneksi maka tampilan aplikasi akan sebagai berikut :

Jika koneksi gagal, maka akan muncul messageBox yang menjelaskan penyebab gagalnya koneksi.

untuk memutuskan koneksi tekan saja tombol “Disconnect”.

Saat aplikasi telah terkoneksi dengan serial port, maka aplikasi dalam posisi stand by menerima data serial yang mana setiap data yang diterima akan ditampilkan pada textBox. untuk mengirim data, tekan saja tombol kirim data. pada aplikasi ini jika tombol kirim data ditekan, maka aplikasi akan mengirimkan data “a”.

Aplikasi lengkapnya dapat anda download disini.

untuk contoh aplikasi koneksi dengan arduino dapat dilihat dipostingan Kirim Terima data via Serial Port _ Java dan Arduino

Semoga bermanfaat….. 🙂

Bahasa pemrograman JAVA juga mendukung komunikasi serial yang melalui serial port. Untuk dapat melakukan komunikasi serial tersebut bisa menggunakan/memanfaatkan salah satu library yaitu RxTx.

library tersebut mendukung komunikasi serial yang diterapkan pada sebuah program berbasis JAVA. Library ini juga bisa digunakan dibeberapa platform seperti Linux, Solaris dan windows. Pada postingan kali ini, saya akan coba berbagi mengenai cara instalasi library RxTx pada windows. Hal itu dikarenakan pada saat penggunaan library ini, saya menggunakan sistem operasi windows.

sebelumnya, silahkan download terlebih dahulu library RxTxComm.Jar nya disini.

selain itu, diperlukan juga RxTxSerial.dll yang dapat anda download disini.

setelah didownload, copy / pindahkan file RxTxComm.Jar nya ke “\JAVA_HOME\lib\ext”. (\JAVA_HOME\ adalah folder dimana anda menginstal JRE pada komputer/sistem. contohnya : “C:\Program Files\Java\jdk1.7.0_01\jre\lib\ext“)

Kemudian pindahkan juga file RxTxSerial.dll ke “\JAVA_HOME\bin” (cth : “C:\Program Files\Java\jdk1.7.0_01\jre\bin“)

proses instalasi ini cukup dilakukan sekali saja. yang dilakukan berulang-ulang ialah saat penambahan library RxTxComm.JAR pada project baru yang akan dibuat dan menggunakan komunikasi serial. Jika proses instalasi ini tidak dilakukan maka akan timbul pesan error seperti berikut ini :

java.lang.UnsatisfiedLinkError: no rxtxSerial in java.library.path thrown while loading gnu.io.RXTXCommDriver Exception in thread “AWT-EventQueue-0” java.lang.UnsatisfiedLinkError: no rxtxSerial in java.library.path

untuk menambahkan library ke project baru anda dapat membaca langkah – langkahnya disini

salah satu contoh program kompleks nya dapat anda lihat disini.

Semoga bermanfaat…. 🙂

JavaCV merupakan sebuah library yang dipergunakan dalam bidang Computer Vision. Dengan library ini kita bisa mengakses kamera webcam dengan mudah. Yang mana kita bisa mengolah hasil gambar yang diterima dari kamera tersebut yang mulai dari menampilkan hasil liveCam, capture gambar sampai tracking sebuah benda, objek atau juga muka.

Sebelum dapat menggunakan library JavaCV ini, ada beberapa langkah yang terlabih dahulu harus kita lakukan. Langkah tersebut berupa langkah penginstalan dan konfigurasi agar library ini bisa digunakan. Berikut ini merupakan langkah-langkah penginstalan dan konfigurasi JavaCV.

1.  Jika belum menginstal  Microsoft Visual C++ 2010 Redistributable Package, silahkan download dahulu kemudian install Microsoft visual C++ nya.

Microsoft Visual C++ 2010 Redistributable Package (x86) >> untuk windows 32 Bit

Microsoft Visual C++ 2010 Redistributable Package (x64) >> untuk windows 64 Bit

2.  Kemudian siapkan beberapa file yang dibutuhkan, yang mana bisa didownload di link berikut ini :

a. JavaCV 0.1 binary package

b.  OpenCV Windows Superpack 2.4.0

 

3.  Setelah berhasil menginstal Microsoft visual C++, ekstrak file OpenCV Windows Superpack yang telah didownload tadi ke direktori C:\

4.  Konfigurasi System path, yang mana system path ini dapat kita buka dengan cara :

Klik Start >> control panel >> System and Security >> System >> Advance System Settings >> Environment Variables

 

Setelah itu akan muncul window seperti gambar dibawah ini :

 

 

Pada system variables, cari variable “Path”, kemudian klik dan tekan tombol edit. Setelah itu akan muncul window “edit system variable”.

Pada window tersebut kita tambahkan settingan yang kita inginkan, dengan cara klik pada kolom variable value kemudian pindahkan kursor kesebelah kanan (tekan tombol panah arah kanan sampai kursor berada di ujung kanan kolom). Tambahkan path dibawah ini kedalam kolom variable value yang ada di window “edit system path tadi”.

Untuk windows 32bit :

;C:\opencv\build\common\tbb\ia32\vc10\;C:\opencv\build\x86\vc10\bin\;

Untuk windows 64 bit :

;C:\opencv\build\common\tbb\intel64\vc10\;C:\opencv\build\x64\vc10\bin\;

 

 

Setelah menambahkan path, kemudian tekan tombol OK

5.  Langkah terakhir adalah mengekstrak file JavaCV 0.1 binary package  pada folder atau direktori yang diinginkan.

 

Agar library JavaCV dapat digunakan pada project yang kita buat, kita tambahkan saja library project kita dengan “external JAR”, yang mana external JAR tersebut merupakan file yang terdapat pada folder JavaCV 0.1 Binary package yang telah diekstrak sebelumnya.

Berikut ini cara menambahkan library tersebut.

1. Klik kanan pada folder “library” yang ada pada file project kemudian pilih “Add JAR/Folder

 

 2. Akan muncul window add JAR, kemudian cari lokasi tempat penyimpanan folder hasil ekstrak JavaCV 0.1 Binary package sebelumnya. Kemudian pilih JAR JavaCV dan tekan tombol Open.

 

  3. Proses penambahan library JavaCV pada project selesai dilakukan….

 

Semoga bermanfaat…. 🙂